Den Haag, 21 September 2012
Ceritanya saya sedang dalam sebuah workshop di kelas. bersama dgn seorang dosen yang sepertinya proyeknya ke World Bank tidak berhasil menang tender. Jadi sedang sangat kecewa dengan yang ia sebut “dunia barat dan kapitalisme”
Sampai pada diskusi kita tentang apakah perkembangan ilmu pengetahuan terlalu barat-sentris atau eropa-sentris ?
bagaimana menurut mu ?
Coba kita refleksi bersama, sejak
prinsip globalisasi sangat dekat dengan kolonialisme. ada negara utama dan negara tidak utama, ada negara maju dan negara berkembang, ada negara mapan dan negara yang ketergantungan, ada negara utara dan negara selatan, ada negara dunia pertama dan negara dunia ketiga.
dunia barat yang mengangungkan kesetaraan dan anti terhadap kasta. ternyata justru membuat kasta dalam konteks global dengan cara yang sangat manis.
negara seperti Indonesia dipaksa mengikuti standar yang banyak gak sesuai dan atau belum bisa di ikuti oleh negeri ini. Sehingga seakan-akan negara kita selalu salah dan tidak becus dalam membangun negara sendiri.
menarik membaca berita ttg Pak SBY mau ke NY buat bahas standar pembangunan pasca MDGs. Di pertemuan tersebut, Pak SBY akan satu forum sama Direktur Ford Foundation. Bisa jadi lebih banyak lagi agensi internasional yang hadir se-forum dengan Pak SBY.
pertanyaan saya ? buat apa Direktur Ford Foundation hadir ? apakah buat sesuaikan rencana pembangunan dengan skema donor yang akan mereka berikan sebagai bentuk social-capitalism yang akan dilakukan ?
kembali ke diskusi tentang apakah perkembangan ilmu pengetahuan terlalu barat sentris ?
kita ambil contoh kapitalisme, saya perlu mengakui bahwa Cina, dan Jepang telah berhasil membentuk pola kapitalisme yang sangat sesuai dengan kearifan lokal mereka. Hasilnya ? mereka jadi negara maju. Sedangkan dalam waktu yang sama, negara Eropa dan Amriki semakin terpuruk.
Bukankah ini artinya Cina dan Jepang lebih pantas bicara ttg kapitalisme ketimbang dunia barat yang jelas jelas udah gagal ?
Negara barat justru mengatakan, asal muasal kapitalisme dari eropa; Cina dan Jepang hanya membuat bentuk turunannya. hehe
padahal salah satu bentuk kapitalisme pertama ya ketika Cina membuat Jalur Sutra untuk dukung perdagangan mereka ? bukankah itu btk sederhana dan awal dari kapitalisme ?
Refleksi bodoh saya mengatakan, emang ini negara barat ga bisa lepas dari kekuasaan. mereka masih maruk berkuasa. tapi itu lumrah sih. seorang yg sudah berkuasa tentu ingin pertahankan kekuasaannya dengan cara apapun.
Salah satunya dengan mengganti label kolonialisme dengan globalisasi.
Bagaimana pendapatmu kawan ?
#refleksimahasiswaesdua
Mantap memang pengawasannya.
Sayangnya china dan jepang kurang ganas dalam menarik kapital. USA masih jadi pusat kapital dunia. China dan Jepang malah memarkir kapital mereka di sana, jadinya USA semena2…
Jepang sendiri saya pikir dipaksa menjadi bemper USA dalam menghadapi China. Okinawa, ingat?