.:panggil aku bangsa maritim:.



inilah seharusnya yang menjadi identitas Indonesia di dunia. Indonesia dengan potensi laut dan pesisir yang sangat besar, bisa dikatakan bahwa Indonesia memiliki “emas laut” di sepanjang benua maritim ini. akan tetapi sungguh sangat disayangkan nelayan sebagai salah satu ujung tombak pengelolaan laut sering kali menjadi kaum yang termajinalkan dan tidak cukup diberikan perhatian oleh pemerintah.

desa pesisir pun merupakan desa yang tidak maju dari segi kualitas hidupnya. pendidikan yang rendah, penjualan hasil tangkap atau budidaya ke tengkulak, tidak ada investasi yang masuk, kelembagaan masyarakat yang tidak terintegrasi dan tidak adanya keterkaitan antar wilayah pesisir ini membuat desa pesisir semakin sulit berkembang.

halaman ini adalah bagian dari idealisme untuk menjadikan Indonesia menjadi negara Maritim yang paripurna, yang sebagai langkah awal akan di maktubkan dalam tulisan tulisan yang juga  terkait dengan program studi perencanaan wilayah dan kota ITB. semoga penelitian selanjutnya bisa semakin mematangkan diri untuk mengabdikan diri sebagai bagian dalam memajukan kelautan di Indonesia.

hmmm … minapolitan… seperti apa ya ?

sumber : ferrianto djais,DKP.2009


22 thoughts on “.:panggil aku bangsa maritim:.

  1. Konsep dan program MINAPOLITAN cocok untuk Indonesia yang sebagian besar merupakan daerah pedesaan berbasis pertanian pada umumnya. Semoga tidakbernasib sama sebagaimana konsep dan program ‘negara agraris yang didukung dengan industri’ seperti dimasa lalu

  2. Konsep dan program MINAPOLITAN cocok untuk Indonesia yang sebagian besar merupakan daerah pedesaan berbasis pertanian pada umumnya. Semoga tidakbernasib sama sebagaimana konsep dan program ‘negara agraris yang didukung dengan industri’ seperti dimasa lalu. Ijin pakai diagramnya ya Pak! Terima kasih

  3. wah bagus tuh programnya bantu kita dong buat program mina politan di Kabupaten barito kuala.
    tolong kalo ada info syarat 2 minapolitan atau langkah-langkah pengembangan mina politan

  4. Assalamu’alaikum Wr. Wb…
    saya ingin minta tolong… kanda ada materi2 ataupun buku tentang minapolitan karena saya sedang mengangkat tugas akhir tentang minapolitan…
    klo bisa kirim ke e-mail saya (adityafs89@yahoo.co.id)…
    trima kasih sebelumnya…
    aditya

  5. Setuju sih dengan adanya minapolitan dan segala rupa istilah lainnya yang merupakan hasil dari dinamika pemikiran anak bangsa. bangga juga.. tapiiiiiiiiiiiiiiiiii….. “Kita” (bangsa ini -red) juga perlu SATU konsep yang kokoh, ajeg dan menjadi pokok pemikiran utama yang bisa menjadi pangkal dari temuan-temuan atau bentuk-bentuk pemikiran lainnya.

    Sebut saja, setelah ada Kawasan Perdesaan kemudian berkembang menjadi Agropolitan, kemudian sekarang berkembang lagi menjadi Minapolitan. Bukannya tidak setuju dengan dinamika pemikiran tersebut, tetapi ya itu tadi, kalau “Kita” sedang dalam judul memapankan peradaban bangsa, kita perlu sedikit menge-rem perkembangan pola pemikiran yang sebenarnya mengobrak-abrik pemikiran yang sebelumnya. Yang justru bingung dalam mengelaborasinya dalam tataran penataan ruang. Kan katanya kita mau bikin satu konsep “Rencana Tata Ruang Wilayah” yang menjadi tumpuan perkembangan wilayah dan/atau kota.. kalau terus berkembang seperti ini, apa kita harus mengubah2 terus RTRW nya?! punya berapa banyak dana yang kita butuhkan?!? butuh berapa lama satu RTRW terwujud ampe jadi Perda.. kita harus hargai itu semua..

  6. oya cup..
    kamu TA nya tentang ini?
    huummmmhh.. bagus! excelent malah!
    kalo sampe sebatas TA sih gak papa cup..
    tapi kalo jadi riset dan segalanya yang lebih serius dari TA, sebaiknya kamu juga memperhatikan batasan-batasan konsep penataan ruang. Okeh!!

    Sorry kalo komen yang sebelumnya rada sentimen, tapi emang karena aku masih gak setuju dengan adanya Minapolitan, off the record ya, itu tuuuu… seems like uummhh… akal-akal an bikin proyek aja.. tanpa pemikiran matang akan dampaknya terhadap dunia penataan ruang di Indonesia!! quote “planning for all” !!! harus tetap tertanam di dada cuuup!!

    dan btw aku sedang mengkaji tentang hal ini di kantor..
    hehe..

  7. Tlg klu ad refrensi ttg minapolitan sy dikrm dong ke no email sy utk penyusunan tesis sy. Tks atas bantuannya sy tggu krnnya

  8. Slmt malam mas,,,,
    saya juga agak tertarik untuk menjadikan MINAPOLITAN sebagai judul penelitian sy, skrg sy sedang proses skripsi tp masih bingung jg si….
    kl mas punya banyak materi ttg MINAPOLITAN boleh donk dikirim ke email saya….?
    ndyen_shortcake@yahoo.com
    thanx Be 4 ya mas…………

  9. Saya sebagai mahasiswi teknik kelautan 2009 ITS juga prihatin akan bangsa ini. Namun, ketika saya hanya merasa prihatin saja maka saya sadar tanpa tindakan yang nyata untuk mengembangkan dan memelihara negara ini maka semuanya hanya terjadi begitu saja tanpa ada perubahan.
    Maka, mari kita sebagai mahasiswa mulai untuk peka terhadap masalah masyarakat kita!! apalagi kesejahteraan ini hanya berpusat di pulau jawa saja. MAri, kita bangun Indonesia yang 2/3nya adalah Laut! Hidup Mahasiswa!!!

    Hidup Rakyat Indonesia!!

    • Sangat duka dengan kata2 kalimat ini:

      “Mari, kita bangun Indonesia yang 2/3nya adalah Laut! Hidup Mahasiswa!!!”

      Mari berkaca pada inovasi Pak Fadel yang bisa mensejahterakan gorontalo dg jagung.
      Insya Allah gebrakan minopolitan kali ini juga berhasil.

  10. Sudah waktunya perikanan dan kelautan menjadi yang terdepan. Perikanan & kelautan selalu dianggap warga kelas dua. jangan hanya menjadi penyumbang devisa terbesar tetapi pembangunan berbasis perikanan nol besar

  11. Program minapolitan sangatlah tepat dan harus didukung oleh semua pihak. Pemda sebagai penerima langsung program ini, sudah sejak dini perlu mempesiapkan diri dengan melibatkan instansi terkait di daerah, LSM, pebisnis dan masyarakat. Tujuan mulia ini perlu disosialisasikan secara intensif, sehingga semua pihak mengetahui maksud dan tujuan serta manfaat dari program tersebut. Banyak daerah hanya mengusulkan lokasi tanpa mempertimbangkan kesiapan sapras dan SDM pengelola. Oleh karena itu, keterlibatan Pemda sangat diharapkan karena Pemdalah yang mengetahui mau dibawa kemana program yang dikembangkan nantinya.

  12. menurut saya, Indonesia sebagai negara maritim bisa jadi negara adidaya kaya Amerika. Mimpi sih, kak, tapi itu cita-cita.. hehe

  13. kita sambut baik ide Minapolitan, walaupun dihantui kegagalan. Jadi dibutuhkan kesungguhan merestrukturisasi kelembagaan masyarakat dan ekonomi pedesaan dengan modal sosial yang inherent serta diiringi dgn program community development. Infrastruktur saja belum cukup walau mutlak dibutuhkan, yang penting adalah membangun paket terpadu industri perikanan yg bersifat horizontal dari hulu ke hilir sehingga pemerataan terjadi dan tidak ada komponen masyarakat yg merasa tertinggal. Pemerintah kaya akan solusi tetapi perlu adanya jembatan dan profit yg jelas sehingga partisipasi masyarakat bukan sekedar project oriented. Banyak program pemerintah gagal karena oleh karena project oriented, hingga habis proyek habis pula partisipasi. Jadi dibutuhkan master plan yg konprehensif hingga menyangkut pengembangan masyarakat agar mereka mengetahui dgn pasti bagaimana berperan dan memperoleh keuntungan dari program yg tersedia. Mari kita sukseskan minapolitan.

  14. Assalamualaikum,,,

    mas,,,perkenalkan saya umi,,,planologi ITS
    kebetulan saya sekarang mau proses ngambil tugas akhir tentang minapolitan,,,
    saya mohon bantuannya mas,,,
    kalo ada referensi tentang minapolitan,,,
    teorinya ato refrensi lain,,,
    tolong kirim k email saya ya mas,,,
    mila_cest4@yahoo.co.id

    mohon bantuannya,,,terimakasih,,,wassalam

  15. Salam,
    konsep Minapolitan memang lebih cocok diterapkan di negara kepulauan yang banyak memiliki pesisir pantai seperti Indonesia, tetapi bagaimana mengubah paradigma pengambil kebijakan dari negara yang berorientasi kontinental menjadi negara yang berorientasi maritim adalah hal yang lebih penting lagi. Semoga suatu saat jika kang Yusuf jadi presiden bisa mengubah paradigma pembangunan Indonesia :)

  16. Salam,
    konsep Minapolitan memang sangat cocok diterapkan di negara kepulauan yang banyak memiliki pesisir pantai seperti Indonesia, sayangnya paradigma para pengambil kebijakan kita saat ini lebih mementingkan pembangunan negara yang bersifat kontinental, bukan maritim, semoga kelak ketika uda Yusuf menjadi presiden paradigma pembangunan negara berbasis maritim bisa diterapkan :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s